About the Journal

KEBIJAKAN EDITORIAL

 

Jurnal Akuntansi (JA) diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Kupang secara berkala setiap empat bulan yakni bulan Januari, Mei, dan September (tiga kali terbit setiap tahun). Penerbitan jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan hasil-hasil studi empirik dan studi konseptual dalam bidang kajian akuntansi.

JA menggunakan dua metode penelaahan. Penelaahan awal (initial review):  dilakukan oleh Dewan Penyunting untuk memastikan bahwa setiap naskah (artikel) yang diterima termasuk dalam topik penelitian dalam bidang kajian akuntansi dan struktur penulisan memenuhi persyaratan JA. Naskah yang tidak memenuhi kriteria minimum akan dikembalikan kepada penulis dengan catatan. Penelaahan mitra bestari (peer review):  jika naskah yang diterima telah sesuai dengan kriteria, maka akan ditelaah oleh mitra bestari (reviewers) yang berasal dari Dewan Penyunting atau mitra bestari lain sesuai dengan bidang kepakarannya. Keputusan akhir (Final decision):  berdasarkan rekomendasi dari mitra bestari, Tim Penyunting akan memutuskan apakah sebuah naskah diterima, perlu revisi, atau ditolak. Keputusan akhir ini akan diberitahukan kepada penulis melalui surat elektronik (e-mail) bersama dengan catatan dari mitra bestari. Penentuan artikel yang dimuat dalam JA dengan mempertimbangkan: a) terpenuhinya persyaratan baku publikasi jurnal; b) metodologi riset yang digunakan; dan c) signifikansi kontribusi hasil riset terhadap pengembangan profesi dan pendidikan dan bisnis.

Artikel dapat dikirim ke editor JA kepada Ketua Dewan Penyunting melalui e-mail: [email protected] dengan subjek Artikel.

 

PEDOMAN PENULISAN ARTIKEL

Artikel yang akan dikirimkan penulis ke JA untuk dipublikasikan dapat mengikuti pedoman penulisan artikel JA sebagai berikut:

Sistematika artikel setidaknya terdiri atas bagian-bagian sebagai berikut:

Judul, Sub Judul, dan Sub anak judul. Judul ditulis dengan semua huruf  besar  times new roman, 12 pt, bold, centered, tidak lebih dari 20 kata (satu baris spasi kosong), tanpa diakhiri titik. Sub Judul diketik rata tengah, semua kata diawali huruf besar kecuali kata penghubung dan kata depan, semua diketik tebal tanpa diakhiri titik. Sub Anak Judul diketik rata kiri dan tebal, hanya kata pertama yang diawali huruf besar tanpa diakhiri dengan titik.

 

Data Penulis.  Data penulis ditulis setelah judul dengan jenis huruf Times New Roman, ukuran font 12, italic, jarak baris 1. Semua nama peneliti yang memberi kontribusi yang signifikan dalam penelitian harus dicantumkan. Secara umum, sebagai aturan yang disepakati oleh para peneliti, penulis pertama adalah orang yang berkontribusi minimal 60% dari seluruh total kegiatan dari lahirnya tulisan artikel jurnal tersebut. Di bawah susunan tim peneliti dicantumkan instansi/tempat kerja dari setiap penulis.

 

Abstrak. Abstrak ditulis dalam bahasa Inggris dan Indonesia dengan jenis huruf Times New Roman ukuran font 10, jarak baris 1. Abstrak harus merangkum isi artikel, termasuk tujuan penelitian, metode penelitian, hasil penelitian, dan kesimpulan. Abstrak tidak mengandung referensi dan/atau persamaan.abstrak disajikan di awal teks dan terdiri dari 150 s.d. 300 kata. Abstrak memuat keywords minimal tiga dan maksimal enam keywords, yang ditulis dengan ukuran font 10, italic (dua baris spasi kosong).

 

Pendahuluan. Artikel sekurang-kurangnya memuat pendahuluan, kajian literatur dan pengembangan hipotesis (untuk penelitian kualitatif hanya kajian literatur), metode penelitian, hasil dan pembahasan, simpulan dan saran, serta daftar pustaka. Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia menggunakan jenis huruf Times New Roman, font size 12, spasi 1.5, rata kiri kanan, margin kiri – kanan – atas – bawah masing-masing 3 cm, menggunakan kertas ukuran A4 (210 mm x 297 mm). Panjang naskah 8 – 15 halaman, termasuk gambar dan tabel. Bagian pendahuluan meliputi: latar belakang, rumusan masalah atau pertanyaan penelitian, dan tujuan penelitian. Penulisan bagian-bagian dari pendahuluan ini tanpa menggunakan subbab/subjudul.

 

Kajian Literatur. Kajian literatur menjelaskan “theoretical framework” yang digunakan sebagai dasar mengembangkan hipotesis atau “research proposition” dan model penelitian. Kajian literatur dapat tersusun atas beberapa subbab/subjudul sesuai kebutuhan. Sedapat mungkin, pustaka yang diacu berasal dari sumber-sumber primer (jurnal) terbitan 10  tahun terakhir. Sumber acuan yang dicantumkan di awal kalimat ditulis menggunakan sistem Nama (tahun), sedangkan bila dicantumkan di akhir kalimat menggunakan sistem (Nama, tahun). Kutipan langsung lebih dari 3 baris, ditulis menggunakan spasi 1, indentasi kiri-kanan.

 

Metode Penelitian. Metode penelitian setidak-tidaknya menguraikan pendekatan yang digunakan dalam penelitian, populasi dan sampel penelitian, menjelaskan definisi operasional variabel beserta alat pengukuran data atau cara mengumpulkan data, dan metode analisis data.  Apabila alat pengukuran data menggunakan kuesioner, maka perlu dicantumkan hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian.

 

Hasil dan Pembahasan. Penyajian pada hasil dan pembahasan dapat dilakukan: 1) pembahasan terpisah dari hasil atau 2) pembahasan menyatu dengan penyajian hasil. Hasil yang dimaksud adalah rangkuman hasil-hasil analisis data, bukan hasil penelitian dalam bentuk data mentah. Hasil analisis data dari software pengolah data statistik, disajikan dengan mengetik ulang dalam tabel yang disesuaikan dengan kebutuhan, bukan dengan cara meng-copy output hasil analisis.

 

Simpulan dan Saran. Simpulan merupakan ringkasan atas temuan penelitian dan implikasinya. Saran diberikan berdasarkan keterbatasan penelitian untuk pengembangan dan penelitian lanjutan.

 

Daftar Pustaka. Bagian akhir artikel memuat daftar rujukan dan lampiran-lampiran yang penting. Daftar rujukan hanya memuat sumber rujukan yang benar-benar dirujuk dan dimuat dalam naskah penelitian. Sumber yang tidak dirujuk tidak perlu dimuat dalam daftar rujukan. Struktur setiap sumber yang dirujuk disusun dengan urutan nama penulis, tahun, judul buku atau artikel, nama penerbit dan kota penerbit. Dalam daftar rujukan, nama penulis ditulis nama akhir (last name, surname) disusul dengan tanda baca koma kemudian nama pertama (nick name, first name).

  1. Rujukan dari Buku Teks

Ditulis berturut-turut nama penulis, tahun terbit, judul buku (dengan huruf miring), jilid (bila ada), nama penerbit dan kota tempat penerbitan.  Contoh:

Chenery, Hollis, and Srinivisan, T.N. (Ed). 1989. Handbook of Development Economics. Jilid II. North Holland: Amsterdam.

 

  1. Rujukan dari Jurnal dan Majalah Ilmiah

Urutan penulisan adalah nama penulis, tahun terbit, judul tulisan, singkatan resmi nama majalah (dicetak dengan huruf miring), jilid, nomor terbit dan nomor halaman yang diacu.  Contoh:

Hasan, A. K., Drew, J.V., Knudson, D. and Olsen, R.A. 1970. Influence of Soil Salinity on Production of Dry Matter and Uptake and Distribution of Nutrients in Barley and Corn. Agron Journal.  62: 43 – 45.

 

  1. Rujukan dari Dokumen Resmi tanpa Penulis/Lembaga

Dokumen resmi yang dimaksud adalah dokumen pemerintah yang diterbitkan oleh suatu penerbit tanpa penulis dan tanpa lembaga.  Judul atau nama dokumen ditulis di bagian awal dengan cetak miring, diikuti tahun penerbitan dokumen, kota penerbit dan nama penerbit.  Contoh :

Undang-Undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional.  1990.  Jakarta:  PT Armas Duta Jaya.

 

  1. Rujukan dari Dokumen Resmi dengan Penulis/Lembaga

Nama  lembaga  penanggungjawab  langsung  ditulis  paling  depan,  diikuti dengan  tahun,  judul  karangan yang dicetak miring, nama tempat penerbitan, dan nama lembaga yang bertanggungjawab atas penerbitan karangan tersebut.  Contoh :

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.  1978.  Pedoman Penulisan Laporan Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

 

e.    Rujukan berupa Karya Terjemahan

Nama penulis asli ditulis paling depan, diikuti tahun penerbitan karya asli, judul terjemahan, nama penerjemah, tahun terjemahan, nama tempat penerbitan dan nama penerbit terjemahan.  Apabila tahun penerbitan buku asli tidak dicantumkan, ditulis dangan kata Tanpa tahunContoh:

Ary, D., Jacobs, L.C. & Razavieh, A.  Tanpa tahun.  Pengantar Penelitian Pendidikan. Terjemahan oleh Arief Furchan. 1982. Surabaya: Usaha Nasional.

f.     Skripsi, Tesis, atau Disertasi

Nama penulis ditulis paling depan, diikuti tahun yang tercantum pada sampul, judul skripsi, tesis atau disertasi ditulis dengan cetak miring diikuti dengan pernyataan - skripsi, tesis, atau disertasi tidak diterbitkan - nama kota tempat perguruan tinggi, dan nama fakultas serta nama perguruan tinggi.  Contoh:

Yusuf, Akbar. 2013. Hubungan antara Modal Intelektual dengan Nilai Pasar dan Kinerja Keuangan Perusahaan di BEI. Tesis tidak diterbitkan. Makassar. Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi Universitas Hasanuddin.

 

g.   Makalah yang Dipresentasikan

Bahan tulisan yang dipresentasikan dalam seminar, penataran, atau lokakarya dapat dijadikan rujukan.  Nama penulis ditulis paling depan, dilanjutkan dengan tahun, judul makalah ditulis dengan cetak miring, kemudian diikuti pernyataan “Makalah disajikan dalam …”, nama pertemuan, lembaga penyelenggara, tempat penyelenggaraan, dan tanggal serta bulannya.  Contoh:

Huda, N.  1991.  Penulisan Laporan Penelitian untuk Jurnal.  Makalah disajikan dalam lokakarya Penelitian  Tingkat Dasar bagi Dosen PTN dan PTS di Malang Angkatan XIV, Pusat Penelitian IKIP MALANG, Malang 12 Juli 1991.

 

h.      Internet berupa Artikel dari Jurnal

Nama penulis ditulis seperti rujukan dari bahan cetak, diikuti secara berturut-turut oleh tahun, judul artikel, nama jurnal (dicetak miring) dengan diberi keterangan dalam kurung (Online), volume dan nomor, dan diakhiri dengan alamat sumber rujukan tersebut disertai dengan keterangan kapan diakses, di antara dua kurung.  Contoh:

Griffith, A.I. 1995.  Coordinating Family and School:  Mothering for Schooling. Education Policy Analysis Archives, (Online), Vol. 3, No. 1, (http://olam.ed.asu.edu/epaa/, diakses 12 Februari  1997).

 

i.        E-mail Pribadi

Nama pengirim (jika ada) dan disertai keterangan dalam kurung (alamat e-mail pengirim), diikuti secara berturut-turut oleh tanggal, bulan, tahun, topik isi bahan (dicetak miring), nama yang dikirimi disertai keterangan dalam kurung(alamat e-mail yang dikirimi).  Contoh:

Davis, A. ([email protected]). 10 Juni 1996.  Learning to Use Web Authoring Tools.  E-mail kepada Alison Hunter ([email protected]).